PROFIL KABUPATEN PUNCAK JAYA


DESKRIPSI KABUPATEN :

# Kota Pariwisata Spritual Papua

Kabupaten Puncak Jaya dengan ibu kota kabupatennya Mulia adalah kabupaten yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 1996 tentang pembentukan kabupaten Puncak Jaya, Paniai, Mimika dan perubahan nama dan pemindahan ibu kota kabupaten daerah tingkat II Paniai di Wilayah Propinsi Daerah Tingkat I Irian Jaya, yang  diperkuat dengan ditetapkan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999 tentang Pembentukan Propinsi Irian Jaya Tengah, Irian Jaya Barat, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, Kabuoaten Puncak Jaya dan Kota Sorong. Kabupaten Puncak Jaya telah dimekarkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2008 tentang  Pembentukan Kabuoaten Puncak. Saat ini Kabupaten Puncak Jaya terdiri dari 8 distrik.

Mengenai cuaca meskipun beriklim tropis seperti kebanyakan daerah lainnya di Provinsi Papua, namun kawasan ini memiliki beberapa kondisi yang spesifik lokal. Menurut BMG, curah hujan di kawasan kabupaten Puncak Jaya terjadi hampir sepanjang tahun dengan jumlah curah hujan setahun mencapai 3.935 mm, dengan 206 hari jumlah hujan rata-rata pertahun. Suhu terendah mencapai 90C pada malam hari dengan kelembaban udara mencapai rata-rata 83,7%, sehingga tidak mengherankan sering terdapat kabut pada pagi dan sore hari, hal inilah yang sering juga menghambat dan menggangu lalu lintas penerbangan.

Suku-suku asli yang mendiami kawasan pegunungan tengah yang juga adalah penduduk kabupaten Puncak Jaya terdiri dari suku Dani, Damal, Dawa, Wano, Nduga, Turu dan sebagian kecil suku lainnya (pendatang). Pemukiman penduduk  pada umumnya terletak dilembah dan lereng perbukitan pada ketinggian antara 500-2400 m diatas permukaan laut dengan distribusi penduduk yang tidak merata dengan mata pencaharian utama adalah petani, peternak dan pengrajin.

Potensi alam yang sangat besar menjadi daya tarik utama di kabupaten ini dengan menjadikan kota Mulia sebagai destinasi Wisata Gunung. Akses ke Kabupaten Puncak Jaya dapat ditempuh melalui jalur udara menggunakan pesawat perintis jenis ATR/ twin otter ke Wamena PP (regular) dan dari Wamena ke Mulia PP (regular). Trigana Air Service dan Susi Air serta pesawat carteran lokal melayani jalur penerbangan ini.

Detail Kabupaten

News

Link Terkait